Printer dtg direct to garment adalah mesin sablon teknologi terbaru yang menggabungkan teknologi Head Printer tipe Piezo dan tinta khusus sablon untuk textile dtg direct to garment printing.
Metode kerja printer dtg direct to garment adalah mencetak sablon gambar apa saja baik gambar design vektor / photoshop maupun foto biasa langsung ke atas kaos jadi berbahan katun ( Cotton ) combed atau carded dengan resolusi tinggi.

Keunggulan menggunakan Printer DTG Direct to garment adalah :
  • Bisa cetak langsung di atas kaos jadi / kain yang berbahan Cotton 100% seperti Cotton Combed / Carded 20s,24s,30s
  • Hasil sablon tajam dan merata dengan warna yang memuaskan di atas permukaan kaos / kain
  • Hasil sablon awet dan bisa dicuci berkali-kali seperti hasil sablon manual
  • Hasil cetak halus meresap ke bahan kain dengan karakter soft feel seperti bahan Cotton itu sendiri Tidak usah menggunakan transfer paper
Tinta Putih yang digunakan sebagai warna dasar pada kaos hitam atau kaos berwarna gelap
Tinta Putih Dupont made in USA P5910 adalah jenis tinta putih terbaik saat ini yang biasa dipergunakan printer DTG (direct to garment) utk menghasilkan kwalitas Print Putih yg baik pada bahan cotton Combed 20s kaos hitam dan kaos gelap.

Tips Untuk Merawat Kaos DTG 

1. Jangan Direndam Terlalu Lama
Jangan merendam kaos Anda terlalu lama. Usahakan untuk kaos yang baru pertama kali dicuci tidak direndam lebih dari 30 menit, dan untuk kaos lama tidak lebih dari 1 jam. Jangan pula rendam dalam air dengan deterjen berlebihan. Karena deterjen berlebih dapat mengakibatkan sablon pada kaos cepat rusak / terkelupas.

2. Pisahkan saat dicuci
Pisahkan kaos Anda dengan pakaian lain, khususnya yang berwarna kuat seperti hitam, merah, biru, dsb dengan kaos berwarna putih.

3. Jangan disikat
Kaos berbahan cotton memiliki tekstur kain yang lembut. Hindari menyikat kaos tipe ini, karena dapat merusak tekstur kain. Hindari juga kucekan dan perasan yang kuat karena selain merusak pori-pori baju juga dapat mengonyak sablon, khususnya pada kaos selain warna putih dan abu.

4. Jemur terbalik
Tahukah Anda bahwa sinar matahari berlebih dapat mengakibatkan warna kaos dan sablon anda memudar. Untuk mencegahnya jemur kaos Anda dengan posisi terbalik. Bagian dalam menghadap luar, dan bagian yang bersablon di dalam.

5. Jangan digantung
Hindari menggantung dengan hanger pada bagian leher kaos. Hal ini karena dapat mengakibatkan leher kaos lekas melar.

6. Hindari Pemutih
Hindari kaos DTG dari pemutih. Karena bahan kimia dari pemutih dapat membuat sablon DTG di kaos anda menjadi luntur.

7. Hindari mencuci dengan Mesin cuci
Sebaiknya cuci kaos Anda secara manual dengan tangan. Mencuci dengan mesin cuci dapat mengakibatkan kaos menjadi melar, sablon cepat rusak dan pori – pori kain kasar. Hal ini karena saat berputar kaos akan menerima beban tarik – ulur dan gesekan dengan kain lain disekitarnya.

8. Setrika
Agar kaos Anda awet, sebaiknya selalu setrika setelah dicuci-jemur. Pastikan menyetrika baju dalam keadaan kering. Dan untuk kaos berwarna selain putih, hindari menyetrika pada bagian sablon. Atur juga agar posisi panas setrika Anda pada posisi sedang.

9. Noda
Apabila kaos kesayangan Anda terkena noda, segera cuci pada bagian yang bernoda. Gunakan shampoo/detergen, oleskan pada bagian nota. Gosok dengan halus dan bilas dengan air bersih hingga noda menghilang.

10. Kaos keren bukan untuk tidur
Agar kaos Anda awet hindari menggunakannya untuk tidur. Mengapa? Karena kaos akan menjadi cepat kotor khususnya di bagian leher.

11. Pakailah seperlunya
Apabila anda sayang dengan kaos anda yang keren, sebaiknya pakailah seperlunya alias di saat-saat penting anda perlu bergaya saja. Jangan CKP-CKP alias Cuci Kering Pake - Cuci Kering Pake.

source: 
printer-dtg.com//apeyeproject.blogspot.co.id

Cellos Clothes CLOTHING COMPANY © MMXVI | Sablon Kaos Manual Satuan dan Lusinan Bahan Cotton Combad with Ink Rubber Matsui.

Diberdayakan oleh Blogger.